« Retour au blog de spawnist

L'eprica - Sephirotic Tree

L'eprica - Sephirotic Tree
Ada yang pernah dengar band indie Visual-kei bernama L'eprica? Jika ada yang belum pernah mendengarnya, well, aku salah satu orang diantaranya. Aku baru tahu band ini setelah teman sesama fans rock indie Jepang memberikan file MP3 dari maxi-single mereka yang terbaru. Judulnya adalah Sephirotic Tree. Maxi-single ini dirilis pada tanggal 18 Maret 2008 kemarin.

Setelah menjelajah di dunia internet, barulah aku tahu bahwa L'eprica bukan lah band anak kemarin sore. Mereka sudah aktif sejak tahun 2004. Namun miskin dalam hal discography. Yup, L'eprica sampai detik ini baru merilis 1 buah single yaitu Rubble, yang dirilis tanggal 21 Juli 2007 dan 2 buah maxi-single yaitu Agnus Dei yang dirilis tanggal 25 Desember 2006 dan Sephirotic Tree yang sedang aku review ini. L'eprica sendiri di dalamnya terdiri atas 4 orang personil. Mereka adalah Raya pada vokalis, Xin pada posisi gitar, Mura yang memegang alat bass dan terakhir Be... S [namanya kok aneh gini?!] yang tentunya menggawangi posisi drum. Warna musik yang mereka mainkan bisa aku katakan murni rock tanpa embel-embel apapun.

Okay, langsung saja aku mulai mereview maxi-single ini yang dimulai dengan tembang andalan berjudul Sephirotic Tree [05:51]. Setelah mendengarkan tembang ini, hanya satu komentar: EXCELLENT!!!! Walaupun maxi-single ini dirilis bulan Maret kemarin, bisa aku katakan bahwa Sephirotic Tree menjadi BEST SONG OF THIS MONTH SO FAR!!! Musiknya sendiri nge-slow dan cenderung nge-power ballad. Pada beberapa verse, lagu diisi oleh iringan petikan gitar khas dan orisinil dari Xin yang ditemani oleh vokal Raya penuh penjiwaan. Nuansa sepi sangat terasa. Namun, begitu memasuki verse berikutnya warna musik tiba-tiba menjadi sedikit gahar dengan dominasi riff gitar yang sangat nempel di telinga. Saat chorus, benar-benar menjadi klimaks yang pas dari lagu ini. Kejutannya tidak sampai di sini. Solo gitar yang dimainkan Xin semakin menambah kesan indah lagu ini. Kayaknya tidak salah jika lagu ini aku kasih rating A+.

Track selanjutnya yang juga menjadi track terakhir yang bisa dijumpai dari maxi-single ini jatuh pada lagu yang judulnya sleep in vain [04:36]. Lagu ini hampir sama warna musiknya seperti lagu Sephirotic Tree sebelumnya tadi. Nge-slow. Biar begitu, musiknya memiliki melodi yang menarik. Thanks to Xin. Baru di sinilah Mura mulai beraksi dengan driving-bass-nya. Solo gitar yang dimainkan oleh Xin di tengah-tengah lagu, walaupun ada beberapa bagian yang melenceng, setidaknya sangat aku apresiasi. Good song!

Mendengarkan maxi-single ini, terlebih lagu Sephirotic Tree, sungguh membuat aku geleng-geleng kepala saking tidak percaya kok bisa band indie rock sekelas L'eprica menciptakan lagu yang sederhana namun berbobot dari segi musikalitas. Kalau sudah begini, layak ditunggu karya-karya terbaru dari L'eprica. Secara keseluruhan, maxi-single ini aku kasih 5/5 bintang. Great job, L'eprica!

Sekian dan terima kasih atas waktunya. Dadah....
[ Ajouter un commentaire ] [ Aucun commentaire ]

# Posté le jeudi 10 avril 2008 07:21

Modifié le jeudi 10 avril 2008 07:34

Article suivant : MUCC - Shion »